| Ketersediaan: | |
|---|---|
Smart Bench Bertenaga Surya ZEMSO-ZY-0002 menggabungkan furnitur perkotaan dengan teknologi energi terbarukan, menawarkan pengisian daya umum, pencahayaan sekitar, dan konektivitas di taman, halte transit, dan alun-alun umum—berkontribusi pada tujuan netralitas karbon di seluruh kota. Solusi ramah lingkungan ini mengurangi ketergantungan pada jaringan listrik (menghemat hingga 500kWh setiap tahun per unit) sekaligus meningkatkan fasilitas masyarakat, menyediakan tempat istirahat yang nyaman dengan fungsionalitas tambahan bagi penduduk, penumpang, dan wisatawan.
Dilengkapi dengan panel surya monokristalin 100W (efisiensi konversi: 23%, lebih tinggi dari panel polikristalin) dan sistem baterai lithium-ion 95Ah (masa pakai: 2000+ pengisian daya), bangku ini menyimpan energi untuk pengoperasian di luar jaringan listrik—menghasilkan rata-rata 1,2kWh per hari di bawah sinar matahari 5 jam. Ini mendukung 3 port USB 3.0 (5V/2.1A, kompatibel dengan sebagian besar ponsel cerdas dan tablet) dan bantalan pengisi daya nirkabel (standar Qi 10W, mendukung pengisian cepat untuk perangkat iPhone dan Android). Panel surya dapat diatur kemiringannya (15°–45°) untuk mengoptimalkan paparan sinar matahari berdasarkan garis lintang.
tersembunyi Lampu LED 12V (masing-masing 2W, putih hangat 3000K) menerangi bangku saat senja—dengan sensor otomatis senja hingga fajar dan fungsi peredupan (menyesuaikan kecerahan berdasarkan cahaya sekitar untuk menghemat energi). Router Wi-Fi 4G opsional menyediakan akses internet publik gratis dalam jarak 2–25m (area jangkauan: hingga 1963m²), dengan perlindungan kata sandi tersedia untuk penggunaan pribadi. Modul suara Bluetooth (mendukung text-to-speech) memungkinkan pengumuman publik (misalnya, waktu tutup taman) atau peringatan darurat (misalnya, peringatan cuaca) melalui aplikasi jarak jauh.
Dibangun dengan kaca laminasi yang diperkuat (tebal 8mm, tahan benturan) untuk permukaan tempat duduk dan rangka paduan aluminium (dilapisi bubuk untuk anti-korosi) untuk strukturnya, bangku ini menopang beban 85kg per kursi (total hingga 4 kursi) dan tahan terhadap elemen luar ruangan—termasuk hujan, salju, dan radiasi UV. Permukaan kaca memiliki lapisan anti grafiti (mudah dibersihkan dengan air dan sabun) dan tekstur anti slip untuk mencegah jatuh dalam kondisi basah. Lubang drainase di dudukan mencegah penumpukan air.
Spesifikasi |
Detail |
Ukuran |
1600×450×500mm |
Keluaran Panel Surya |
Monokristalin 100W (efisiensi 23%) |
Port USB |
3×USB 3.0 (5V/2.1A) |
Penerangan |
Lampu LED 12V 10W (putih hangat 3000K) |
Suhu Operasional |
-20°C hingga 60°C |
Kapasitas Baterai |
Litium-ion 95Ah (2000+ siklus) |
Cakupan Wi-Fi |
2–25m (router 4G opsional) |
Ideal untuk taman, , halte bus, , kampus universitas (untuk waktu istirahat belajar mahasiswa), tempat wisata (misalnya, tempat pemandangan indah), dan alun-alun komunitas (untuk pertemuan lingkungan sekitar). Meningkatkan ruang publik dengan menyediakan layanan penting—komuter dapat mengisi daya ponsel mereka sambil menunggu bus, siswa dapat belajar di luar ruangan dengan akses Wi-Fi, dan keluarga dapat menikmati jalan-jalan sore dengan pencahayaan sekitar. Hal ini juga berfungsi sebagai simbol desain perkotaan yang berkelanjutan, selaras dengan inisiatif hijau kota.
Q: Berapa lama baterai bertahan tanpa sinar matahari?
J: Baterai menyimpan energi yang cukup untuk pengoperasian 3–5 hari , tergantung penggunaan—misalnya, jika semua port USB digunakan selama 2 jam setiap hari dan lampu menyala selama 8 jam setiap malam, baterai dapat bertahan selama 5 hari; penggunaan berat (misalnya, Wi-Fi terus-menerus dan pengisian daya) dapat menguranginya hingga 3 hari.
T: Apakah sistem pengisian daya tahan air?
J: Ya, semua port USB dan komponen kelistrikan disegel dengan casing berperingkat IP65, yang melindunginya dari hujan, cipratan, dan debu. Bantalan pengisi daya nirkabel juga memiliki membran kedap air, memastikan penggunaan yang aman bahkan dalam cuaca basah.
T: Apakah bangku tersebut dapat dihubungkan ke jaringan kota pintar?
J: Ya, sensor IoT (Internet of Things) opsional memungkinkan pemantauan jarak jauh terhadap penggunaan energi (misalnya pembangkit listrik tenaga surya, tingkat baterai), status perangkat (misalnya fungsi port), dan data lingkungan (misalnya suhu, kelembapan). Data ini dikirim ke platform kota pintar, sehingga pemerintah kota dapat mengoptimalkan jadwal pemeliharaan dan efisiensi energi.
T: Seberapa sering panel surya harus dibersihkan?
J: Di area dengan tingkat debu atau curah hujan rendah, pembersihan setiap 2–3 bulan sudah cukup; di area yang berdebu atau tercemar, disarankan untuk melakukan pembersihan bulanan. Panel dapat dibersihkan dengan kain lembut dan air (tanpa bahan kimia keras) untuk menghilangkan kotoran dan menjaga efisiensi pengisian daya—panel yang kotor dapat mengurangi pembangkitan energi hingga 30%.
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |